Powered by EverLive.net

TALKSHOW MTQ KE XXXVII KABUPATEN TASIKMALAYA

Written by Diskominfo Read 61 times Published in Berita

 

 


 

 

 

 

DISKOMINFO, Singaparna- Sekretaris LPTQ Kab. Tasikmalaya Tatang Somantri, S.Ag., S.E. melakukan talkshow mengenai Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 di Radio Purbasora, Senin (4/10/2021).
-
Tatang mengatakan MTQ ke-37 rencananya akan dibuka secara langsung oleh Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto juga melalui zoom meeting dan disiarkan melalui channel YouTube LPTQ Kab. Tasikmalaya dan Facebook Humas Kemenag Kab. Tasikamalaya pada tanggal 4 Oktober 2021 pukul 19.00 WIB.
-
MTQ kali ini diikuti oleh 39 kecamatan dengan jumlah peserta 826 yang meningkat dari tahun sebelumnya.
Terdapat 10 lokasi untuk pelaksanaan MTQ kali ini mengingat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dan untuk menyemarakan kegiatan MTQ agar semua merasakan aura kemeriahan MTQ ke-37 ini.
-
Panitia bekerjasama dengan masyarakat sekitar terkait penginapan bagi dewan hakim serta peserta yang berdomisili tidak jauh dari tempat pelaksanaan MTQ ini.
Kegiatan MTQ kali ini baru pertama kali menggunakan aplikasi e-mtq untuk penilaian, jadi penilaian tidak dilakukan secara manual lagi.
-
Menurut Tatang Pemerintah Daerah Kab. Tasikmalaya telah menyiapkan 6 sepeda motor bagi para peserta yang berprestasi.

 

 

 

 

 

 

 

Bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tasikmalaya Drs. Rudi Sanjaya Saehuri, M.Pd. dan Triesma Ratna Dewi Kania, Tubagus Aria Dwitama dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya. Bertempat di studio radio Purbasora 105,7 Pas Fm. Selasa, 13/09/2021.

TALKSHOW PROGRES VAKSINASI DI KABUPATEN TASIKMALAYA

Written by Diskominfo Read 159 times Published in Berita

 

 

 

 

 

 

DISKOMINFO, Singaparna- Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kab. Tasikmalaya diwakili Plt. Kasi P2PM Mia Shofia, S.KM, S.ST dan Kadis Komunikasi dan Informatika Drs. Rudi Sonjaya Saehuri, M.Pd melakukan Talkshow di Radio LPPL Purbasora mengenai perkembangan vaksinasi Covid-19 Kab. Tasikmalaya, Kamis (30/09/21)
_
Menurut Mia hasil vaksinasi di Kab. Tasikmalaya mencapai kurang lebih 26% dari target 80%, rendahnya angka vaksin di Kab. Tasikmalaya terkendala banyaknya berita hoaks mengenai vaksin Covid-19 yang menyebar di masyarakat.
_
Dalam menyikapi hal tersebut DKPP terus berupaya menyadarkan masyarakat Kab. Tasikmalaya melalui sosialisasi di berbagai media, selain itu untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses jadwal dan alokasi vaksin, DKPP menyediakan link di https://bit.ly/jadwaldanPengalokasianVaksin yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun.
_
Sementara itu Kadis Kominfo Rudi Sonjaya menyampaikan kelebihan vaksinasi Covid-19, "disamping untuk kekebalan tubuh, vaksinasi juga mempermudah mobilisasi terkait aturan dimasa pandemi," tuturnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Senin, 23 Agustus 2021 bertempat di Aula Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika telah dilaksanakan interview SPBE tahun 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Drs. Rudi Sonjaya Saehuri, M. Pd Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan dihadiri oleh perwakilan OPD Kabupaten Tasikmalaya.

Webinar “Mengawal Kualitas Data Statistik untuk Indonesia Maju”

Written by Diskominfo Read 193 times Published in Berita

 

 

 

 

 

 

 

Badan Pusat Statistik mengadakan webinar yang bertema “Mengawal Kualitas Data Statistik untuk Indonesia Maju” pada hari Rabu, 22 September 2021. Webinar dibuka oleh Moh. Edy Mahmud selaku Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS. Beliau mengutip sambutan Presiden RI, Jokowi Widodo dalam Pidato Kenegaraan 16 Agustus 2019 bahwa data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita, kini data lebih berharga dari minyak. Oleh karena itu, data merupakan hal yang sangat penting.
Menuju Satu Data Indonesia, BPS mendorong terpenuhinya kebutuhan pengguna data sesuai kaidah perstatistikaan, dan sesuai amanat UU No. 16 Tahun 1997 penjaminan kualitas telah menjadi tekad organisasi/ badan statistik di seluruh dunia dan seluruh aparatur BPS.

Pentingnya penjaminan kualitas statistik untuk meningkatkan keyakinan dan kepercayaan para pengguna data terhadap data dan informasi yang dihasilkan Lembaga Statistik dan meningkatkan kualitas data dan informasi dari waktu ke waktu.

Untuk mendukung penjaminan kualitas statistik, BPS membuat sebuah kerangka penjaminan kualitas data statistik yaitu Badan Pusat Statistik Quality Assurance Framework (BPS-QAF). BPS-QAF merupakan hasil adopsi dari kerangka penjaminan kualitas statistik yang direkomendasikan United Nations National Quality Assurance Framework (UN-NQAF).
BPS-QAF telah mengadaptasi prinsip-prinsip penjaminan kualitas statistik yang telah diakui secara Internasional dan telah mengkolaborasikan prinsip-prinsip tersebut dengan berbagai literatur yang relevan dengan organisasi BPS. BPS-QAF ditujukan sebagai rujukan penjaminan kualitas statistik yang menyeluruh dan sistematis.

BPS-QAF akan hadir dalam bentuk 5 buku seri Pedoman Penjaminan Kualitas Statistik yang terdiri dari :
Buku 1 : Menjelaskan UN Recommendation-NQAF 2019,
Buku 2 : Menjelaskan Kerangka Penjaminan Kualitas Statistik BPS (BPS-QAF) 2019
Buku 3 : Pedoman pelaksanaan Kegiatan Pengukuran Kualitas
Buku 4 : Pedoman pelaksanaan Kegiatan Quality Gates
Buku 5 : Pedoman pelaksanaan Kegiatan Monitoring Kualitas (MK)
Dan akan hadir juga Website National Quality Assurance Framework (NQAF-BPS)

SOSIALISASI BANK CIJ DI RADIO PURBASORA

Written by Diskominfo Read 63 times Published in Berita

 

 

 

 

 

 


DISKOMINFO, Singaparna - Bank CiJ melaksanakan kegiatan on air di Radio Purbasora 105,7 FM. Jum'at 20 Agustus 2021 pukul 10.00-11.00 WIB dengan pembawa acara Supriyatno, S.IP yang akrab dipanggil mas Pri.

 

Komisaris Bank CiJ Asep Budiman bersama Kepala Divisi Umum dan Kepegawaian Hendri Hermanto dan Kepala Divisi Publik Beni Ibrahim menyampaikan program kerja serta produk dari bank CiJ. Bank CiJ mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah dengan mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif antara lain untuk mengenbangkan UMKM, usaha rintisan dan pembiayaan pembangunan sektor prioritas.